Jangan ke sini kalau nggak pengen pulang tinggal nama!

Setiap dari kita pastilah terbersit keinginan untuk menjelajahi setiap jengkal yang ada di Bumi.

Satu hal yang harus kamu tahu: Bumi menjadi rumah bagi keanekaragamam hayati, vegetasi, dan habitat berbagai populasi.

Oleh karenanya, ada beberapa tempat di Bumi yang tidak direkomendasikan untuk dikunjungi manusia.

Lokasi-lokasi ini bukanlah tempat untuk berlibur yang bisa kamu datangi sekali dalam setahun.

Atau masuk dalam daftar tempat yang wajib kamu kunjungi sekali seumur hidup.

Bila kamu nekat ke sini, mungkin ini akan jadi lokasi liburan terakhirmu.

Simak daftarnya sebagaimana dilansir TribunTravel.com dari berbagai sumber:

1. Pulau Sentinel Utara

(framework.latimes.com)

Pulau dengan luas 28 km2 ini merupakan satu pulau di kawasan Kepulauan Andaman dan berada di Teluk Benggala, Samudera Hindia.

Pulau Sentinel Utara dikelilingi oleh terumbu karang.

Suku Sentinelese menjadi penduduk yang mendiami penduduk ini.

(wittyfeed.com)

Berjumlah sekitar 400 orang, mereka sangat sangat protektif dan membangun semacam batas untuk dunia luar.

Mereka juga menolak kontak dengan dunia modern, bahkan bisa mencoba membunuh pendatang yang ingin berkunjung.

Tahun 2006, mereka pernah membunuh dua orang pemancing yang tidak sengaja mendekati area pulau.

Bahkan melempari pesawat atau helikopter yang terbang rendah dengan panah api dan batu.

2. Pulau Surtsey

(brightside.me)

Para traveler dilarang untuk berkunjung ke Pulau Surtsey karena alasan adanya eksperimen ilmiah.

Pada 1963, di perairan Islandia, gunung api di bawah laut meletus.

Setelah itu muncul sebuah pulau baru dengan luas 2,7 km2.

Pulau ini segera mendapat perhatian khusus dari para ilmuwan dari berbagai negara.

Sejak saat itu, Pulau Surtsey menjadi area terbatas bagi para traveler.

3. Rennell Timur, Kepulauan Solomon

(wittyfeed.com)

Pulau ini mungkin satu yang paling indah, tapi juga jadi tempat yang tidak bisa kamu kunjungi.

Pasalnya, suku asli dan penduduk setempat adalah para pemburu pendatang, mirip dengan Suku Sentinelese.

Namun, Rennell Timur dinobatkan sebagai satu situs warisan dunia UNESCO.

4. Pulau Gruinard

(brightside.me)

Pada 1942, pemerintah Inggris membeli Pulau Gruinard, Skotlandia.

Pulau ini dijadikan tempat pengujian senjata biologis, khususnya anthrax.

Selama percoban, ditemukan anthrax telah mencemari tempat tersebut dalam jangka waktu yang panjang.

Hal ini menyebabkan kematian penduduk yang terjadi pada 95 persen kasus.

Sampai tahun 1980-an, para ilmuwan akhirnya mulai membersihkan pulau tersebut.

Pada 1990, pulau ini sudah dinyatakan aman, namun hingga saat ini belum ada yang berani menetap di sana.

Para ahli memperingatkan spora anthrax masih berada di pulau tersebut.

Itu artinya, pulau tersebut masih belum siap untuk kehidupan selama ratusan tahun.

5. Ilha da Queimada Grande alias Pulau Ular

(wittyfeed.com)

Pulau ini terletak di lepas pantai Sao Paula, Brasil dan dikenal karena populasi ular.

Oleh karena itu, tahan dirimu untuk ke sana sebab kamu akan mendapati banyak ular setiap melangkah di sana.

Hanya beberapa ilmuwan yang bisa masuk ke pulau kematian ini, tentu setelah mendapatkan berbagai perizinan.

6. Poveglia, Italia

(wittyfeed.com)

Poveglia telah menjadi tempat perlindungan, pengasingan, dan pembuangan untuk orang yang sakit dan meninggal selama berabad-abad.

Pulau ini terletak di antara Venesia dan Lido, Italia Utara.

Beberapa perkiraan menunjukkan, 100 ribu orang meninggal di pulau selama berabad-abad.

Hingga saat ini, orang takut untuk melangkah ke daerah ini.

7. Pulau Ramree

(bestourism.com)

Pulau ini menjadi rumah bagi lebih dari 1000 buaya air asin paling berbahaya dan mematikan di dunia.

Selain itu, juga menjadi rumah bagi nyamuk pembawa malaria dan kalajengking berbisa.

Selama Perang Dunia II tempat ini menjadi pusat pertempuran.

Banyak tentara yang tewas di sini bukan karena bertempur melawan musuh melainkan akibat dimakan buaya.

Bahkan dari 1.000 tentara Jepang yang memasuki rawa Ramree, hanya 20 orang yang ditemukan hidup-hidup.[Tribuntravel]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here